Memahami Struktur Pidato Persuasif Beserta Pendekatan yang Tepat

Untuk bisa mempersuasi audiens ternyata harus melewati beebrapa tahapan yang terefleksikan pada pemahaman struktur pidato. Setidaknya terdapat empat struktur utama yang tak boleh terlewatkan ketika menyusunnya. Berikut akan dijelaskan keempat poin tersebut dilengkapi dengan pendekatan yang efektif untuk mempersuasi audiens. Selanjutnya diharapkan setelah mempelajari hal tersebut Anda bisa membawakan inti pidato di depan umum dengan baik dan profesional. Jadi, silakan simak dengan saksama penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Pidato Persuasif?

Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang hal-hal yang berkenaan dengan pidato persuasive. Ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa itu pidato persuasive. Secara singkat dapat dijelaskan bahwa pidato persuasive adalah suatu penyampaian gagasan secara umum di depan audiens dengan tujuan tertentu. Biasanya pidato ini erat kaitannya dengan suatu event khusus untuk mempengaruhi, mengajak, atau memunculkan opini baru di kalangan audiens. Tak bisa sembarangan penyusunannya, terdapat beberapa hal yang harus Anda pahami. Penjelasan ini dapat Anda perdalam pada bab lanjutan.

Struktur Penulisan Pidato Persuasif

Sama halnya dengan pennyusunan pidato pada umumnya, terdapat empat struktur utama yang tak boleh terlewatkan. Berikut penjabaran masing-masing poin untuk Anda simak bersama.

1. Salam Pembuka

Pertama dalam suatu pidato akan ditemukan suatu salam pembuka. Bagian ini jika dijabarkan merupakan prakata yang disampaikan oleh pembicara baik dalam bentuk salam pembuka maupun sambutan-sambutan.

2. Pendahuluan

Selanjutnya struktur pidato yang kedua adalah pendahuluan. Pada intinya bagian ini akan menjelaskan tentang gambaran umum dari inti topik yang akan disampaikan. Dengan kata lain, kerangka konsep dari keseluruhan pidato dapat dengan mudah terlihat di bagian ini.

3. Isi

Bagian ini adalah inti dari apa yang ingin disampaikan pada audiens. Tak hanya memuat topik yang akan dikaji, Anda pun harus menjabarkan tujuan, rencana, dan hal lain yang berkaitan dengan topik untuk selanjutnya dapat disampaikan pada audiens.

4. Penutup

Struktur terakhir pada pidato persuasive adalah penutup. Bagian ini berisi tentang kesimpulan maupun harapan yang ingin dicapai dalam pidato tersebut.

3 Pendekatan Efektif Mempersuasi Audiens

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tak hanya disajikan struktur pidato persuasive. Anda pun akan diajak untuk mengetahui pendekatan-pendekatan yang efektif untuk mempersuasi audiens. Terdapat tiga jenis pendekatan, silakan pahami perbedaan antar bagiannya berikut ini.

1. Pendekatan Emosi

Pendekatan pertama lebih menekankan pada perasaan dan emosi audiens. Diharapkan ketika menyampaikan pidato, seorang pembicara bisa memunculkan perasaan terharu, tergugah, semangat dan sejenisnya. Hal ini bisa disesuaikan dengan jenis pidato yang akan disampaikan.

2. Pendekatan Etika

Sesuai dengan namanya, maka diharapkan pendekatan ini bisa mempersuasi audiens melalui penanaman nilai-nilai moral atau menyajikan hal-hal yang benar maupun salah. Untuk itu, pembicara harus memiliki keluasan wawasan dan berkepribadian baik agar bisa menjadi nilai plus di mata pendengar.

3. Pendekatan Logika

Terakhir ada pendekatan logika yang menekankan pada penyajian data secara faktual, akurat, dan berimbang. Sehingga kemampuan komunikasi pembicara diimbangi dengan keluwesan dalam membawakan materi adalah hal utama yang harus diperhatikan.

Sekian penjelasan rinci terkait dengan struktur pidato persuasif beserta info tentang pendekatan yang efektif untuk mempersuasi audiens. Diharapkan setelah menyimak penjelasan tersebut Anda bisa mengaplikasikannya secara langsung dengan  baik. Silakan perluas kembali perbendaharaan wawasan Anda dengan mempelajari hal-hal seputar pidato persuasive lainnya. Semoga bermanfaat.

Memahami Struktur Pidato Persuasif Beserta Pendekatan yang Tepat
Scroll to top